Entri Populer

Rabu, 05 Desember 2012



BAB III
METODE PENELITIAN


3.1.      Objek Penelitian
Objek penelitian ini adalah penumpang Transjakarta khususnya pada koridor IV (Pulo Gadung-Dukuh Atas).

3.2.      Data Penelitian
       Data yang penulis gunakan dalam penulisan ini adalah Laporan pengelolaan transportasi di DKI Jakarta seperti Transjakarta melihat dari tingkat kepuasan, kenyamanan dan kualitas transportasi tersebut


3.3.      Metode Pengumpulan Data
            Untuk memperoleh data-data yang akurat dalam penulisan ilmiah ini, penulis memerlukan beberapa metode-metode agar penulisan dapat dilakukan seoptimal mungkin. Adapun metode-metode yang digunakan penulis dalam penulisan ini, antara lain :

1.         Kajian Teori
            Dalam penulisan ilmiah ini, penulis melakukan Kajian Teori yang dapat menunjang terlaksananya penulisan ilmiah ini. Penulis melakukan beberapa Kajian Teori dengan membaca buku-buku yang berkaitan dengan penulisan ilmiah ini serta mempelajari komponen-komponen penulisan sebelumnya untuk melengkapi informasi-informasi yang berkaitan dengan penulisan ini.

2.         Pengumpulan Data
            Dalam pengumpulan data penelitian, penulis melakukan observasi langsung ke lokasi objek penulisan dan meminta izin dalam penggunaan data tersebut.

3.4.      Alat Analisis
            Dalam meneliti, penulis menggunakan konsep Kolerasi uji hipotesis chi-square, identitas responden, kinerja Organisasi, kualitas pelayanan,kepuasan pelanggan terhadap Laporan Pertanggung Jawaban pengelolaan Transportasi Transjakarta milik pemerintah DKI Jakarta. Yang di dalam konsep tersebut terdapat kualitas dan tingkat kepuasan suatu realisasi jasa transportasi.
·                    Pendekatan kepuasan pelanggan Transjakarta
        Terdapat beberapa pendekatan untuk memberikan pelayanan yang bermuara kepada pelanggan, salah satunya adalah pendekatan yang terdapat didalam Total Quality Management.
                     Kualitas pelayanan publik semakin berkembang dan mengalami perubahan. Prinsip manajemen dikembangkan berdasarkan paradigma baru yang sedang tumbuh.
         Dalam pendekatan Total Quality Management, kualitas ditentukan oleh pelanggan. Oleh karena itu hanya dengan memahami proses pelanggan, maka organisasi dapat menyadari dan menghargai makna kualitas. Semua usaha manajemen dalam Total Quality Management diarahkan pada satu tujuan utama, yaitu terciptanya kepuasan pelanggan.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar