Entri Populer

Minggu, 21 November 2010

Antisipasi Dini Bahaya HIV/AIDS Bagi Siswa

 Oleh Khairul (Pegawai SM )\



SISWA bagian dari remaja yang harus diselamatkan. Secara umum siswa  memiliki emosi yang bergelora, meledak-ledak dan mudah terkena godaan/rayuan oleh lingkungannya. Menyadari hal ini, pemahaman pengetahuan, keluasan pandangan tentang sesuatu harus mendalam sehingga benar-benar terhayati dalam hidupnya dan bila hal tersebut tidak baik siswa dapat menghindarinya.
Pengenalan aneka jenis penyakit, lebih-lebih yang bersinggungan dengan akibat kehidupan pergaulan bebas pantas diberikan kepada remaja dan lebih khusus lagi pada siswa-siswi di bangku sekolah. Salah satu penyakit berbahaya yang perlu disosialisasikan pada siswa yakni AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) atau sindrom kurangnya daya tahan tubuh terhadap penyakit.

AIDS disebabkan oleh virus yang dikenal dengan nama HIV (Human Immunodeficiency Virus). HIV menyerang dan melemahkan sistem pertahanan badan manusia. Virus ini membutuhkan waktu untuk menyebabkan sondrom AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya. Penyakit ini ditandai melemah atau menghilangnya sistem kekebalan tubuh yang tadinya dimiliki, karena sel darah putih dirusak oleh virus HIV.Virus ini dapat ditularkan dari seseorang ke orang lain melalui berbagai cara di antaranya, pertama, melalui hubungan seks penetratif tanpa menggunakan kondom sehingga memungkinkan tercampurnya sperma dengan cairan vagina atau tercampurnya sperma dengan darah karena hubungan seks lewat anus. Ada pula perilaku beresiko pada kelompok laki-laki yang menyukai sesama jenis.

Kedua, pemakaian jarum suntik, semprot dan peralatan suntik lainnya tindik atau tatto. Penggunaan jarum suntik yang sudah tercemar HIV dan dipakai bergantian tanpa disterilkan terlebih dahulu. Hal ini biasanya terjadi di kalangan pengguna narkotika suntikan. Meskipun demikian, pemakaian jarum suntik di dalam penyuntikan obat, imunisasi, tatto, tindik yang telah terkena virus HIV juga dapat menjadi media penularan.

Ketiga, melalui air susu ibu (ASI).
Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang terjangkit HIV positif dan melahirkan lewat vagina, kemudian menyusui bayinya dengan ASI. Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi ini berkisar hingga 30 persen, artinya setiap dari 10 kehamilan dari ibu HIV positif kemungkinan ada tiga bayi yang lahir dengan HIV positif.

Keempat, transfusi darah atau produk darah. Melalui transfusi darah/produk darah yang sudah tercemar HIV kemudian ditransfusikan pada orang lain maka orang tersebut akan tertular virus HIV tersebut. Terkait dengan hal ini maka transfusi darah, khususnya pendonor darah harus benar-benar sehat dan terbebas dari virus yang mematikan ini.

AIDS tidak ditularkan melalui makan dan minum bersama atau pemakaian alat makan dan minum. Pemakaian fasilitas umum seperti WC umum, telepon umum atau kolam renang. Senggolan dengan penderita juga tidak akan menularkan virus yang sangat berbahaya ini. Terkait dengan virus yang konon belum ada obat pembasminya ini, maka generasi muda, apalagi itu para siswa dan siswi harus tahu tatacara pencegahannya.

Cara pencegahan antara lain, gunakan jarum suntik yang steril dan baru apabila melakukan pengobatan karena sakit. Bila telah nikah selalu menerapkan kewaspadaan mengenai seks aman dan tidak berganti-ganti pasangan. Bila ibu hamil dalam keadaan HIV positif sebaiknya diberitahu tentang semua resiko dan kemungkinan yang akan terjadi pada bayinya sehingga keputusan untuk menyusui bayi dengan ASI sendiri bisa dipertimbangkan.

Semua alat yang menembus kulit dan darah termasuk pisau cukur jangan bergantian antara satu orang dengan orang lain. Apalagi orang tersebut telah diketahui menderita AIDS. Secara umum tanda-tanda utama yang terlihat pada seseorang yang yang sudah sampai pada tahapan AIDS antara lain, berat badan menurun lebih dari 10 persen dalam waktu yang singkat, demam tinggi berkepanjangan (lebih dari satu bulan), dan diare berkepanjangan pula. Gejala-gejala tambahan antara lain, batuk berkepanjangan (lebih satu bulan), kelainan kulit dan iritasi serta gatal-gatal, infeksi jamur pada mulut dan kerongkongan, pembengkakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh, seperti di bawah telinga, leher, ketiak dan lipatan paha. 
 
Menyimak akibat fatal bagi pengidap HIV/AIDS, maka seluruh komponen masyarakat lebih-lebih generasi muda dan pelajar harus hati-hati dalam bergaul dan berperilaku. Anak muda, khususnya siswa wajib mendapat pemahaman akan bahayanya virus HIV ini. Pengetahuan yang mendalam serta tekad kuat untuk menghindari cara-cara penularan di atas seorang siswa akan terbebas ancaman virus maut tersebut.

Siswa-siswi merupakan aset bangsa yang harus diselamatkan. Bila para siswa telah terkena polusi virus ini, harapan masa depannya benar-benar pudar. Tatapan hari esoknya akan suram dan penuh masalah. Dari dasar ini, maka peran guru dan lebih-lebih orangtua siswa tidak ringan. Anak butuh kasih sayang dan perhatian. Pemenuhan kebutuhan materi yang melimpah belum menjamin siswa atau remaja secara luas akan terbebas dengan ancaman virus berbahaya tersebut.

Penanaman iman agama dan contoh perbuatan mulia dari guru dan orangtua merupakan modal yang paling mendasar bagi anak-anak bangsa. Bila generasi mudanya cerdas-cerdas dan berperilaku mulia akan mencerminkan harapan cerah bagi bangsa ini di masa depannya. Berawal dari lingkungan sekolah, para siswa memang wajib tahu dan paham akan bahaya HIV/AIDS secara lengkap.

Senin, 11 Oktober 2010

ilmu budaya dasar

BAB  I                       

 

Ilmu Budaya Dasar Sebagai Bagian Dari MKDU


Secara khusus mata kuliah dasar umum bertujuan untuk menghasilkan warga negara sarjana yang :
  1. Berjiwa pancasila sehingga segala keputusan dan tindakannya mencerminkan nilai-nilai pancasila
  2. Taqwa terhadap Tuhan yang Maha Esa,bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya
  3. Memiliki wawasan komprehensip dan pendekatan integral didalam menyikapi permasalahan kehidupan.
  4. Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-sama

Pengertian Ilmu Budaya Dasar


      Ilmu budaya dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

Tujuan Ilmu Budaya Dasar


-         Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya.
-         Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis
-         Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing.

Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar


     Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :
  1. berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya.
  2. hakekat manusia yang satu atau universal,akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.

BAB II


Manusia dan Kebudayaan


            Manusia dan kebudayaan merupakan dua hal yang sangat erat terkait satu sama lain.

A.   MANUSIA


Manusia  di alam dunia ini memegang peranan unik, dan dapat dipandang dari banyak segi. Dalam ilmu eksakta, manusia dipandang sebagai kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan system yang dimiliki oleh manusia.manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong dalam golongan mahluk mamalia.dalam ilmu sosial, manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus(ilmu ekonomi).
Ada dua pandangan yang akan kita jadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia
1)      manusia itu terdiri dari empat unsure yang saling terkait, yaitu
a.       jasad : badan kasar manusia yang nampak pada luarnya
b.      hayat : mengandung unsur hidup
c.       ruh     :bimbingan dan pimpinan tuhan
d.      nafs   : dalam pengertian diri atau keakuan
2)      manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga unsure yaitu :
a.       Id : yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak nampak
b.      Ego : merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id.
c.       Superego : merupakan struktur kepribadian yang paling akhir,superego terbentuk dari lingkungan eksternal.

B.   HAKEKAT MANUSIA

a.      Mahluk ciptaan tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.

Tubuh adalah materi yang dapat dilihat,diraba,dirasa,wujudnya konkrit tetapi tidak abadi. Jika manusia itu meninggal, tubuhnya hancur dan lenyap. Jiwa terdapat didalam tubuh, tidak dapat dilihat,tidak dapat diraba,sifatnya abstrak tetapi abadi.jika manusia meninggal, jiwa lepas dari tubuh dan kembali ke asalnya yaitu tuhan, dan jiwa tidak mengalami kehancuran.

b.      Mahluk ciptaan tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan mahluk lainya

Kesempurnaannya terletak pada adab dan budayanya, karena manusia dilengkapi oleh penciptanya dengan akal,perasaan, dan kehendak yang terdapat didalam jiwa manusia.

c.       Mahluk biokultural, yaitu mahluk hayati yang budayawi

Manusia adalah produk dari saling tindak atau interaksi factor-faktor hayati dan budayawi.sebagai mahluk hayati,manusia dapat dipelajari dari segi-segi anatomi,fisiologi,biokimia,psikobiologi,patologi,genetika,biodemografi,evolusi biologisnya. Sebagai mahluk budayawi manusia dapat dipelajari dari segi-segi : kemasyarakatan,kekerabatan,psikologi sosial,kesenian,ekonomi,perkakas,bahasa.

d.      Mahluk ciptaan tuhan yang terikat dengan lingkungan(ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuanbekerja dan bekarya

Soren Kienkegaard seorang filsuf Denmark pelopor ajaran “eksistensialisme” memandang manusia dalam konteks kehidupan konkrit adalah mahluk alamiah yang terikat dengan lingkungannya,memiliki sifat-sifat alamiah dan tunduk pada hokum alamiah pula.


C.   KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR

Francis L.K Hsu, sarjana amerika keturunan cina yang mengkombinasikan dalam dirinya keahlian di dalam ilmu antropologi, ilmu psikologi, ilmu filsafat dan kesusastraan cina klasik. Ilmu psikologi yang memang berasal dan timbul dalam masyarakat barat, dimana konsep individu itu mengambil tempat yang amat penting, biasanya menganalisis jiwa manusia dengan terlampau banyak menekan kepada pembatasan konsep individu sebagai kesatuan analisis sendiri.

D.   PENGERTIAN KEBUDAYAAN


-         Menurut Melville J. Herkovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan  bahwa Cultural Determinism berarti segala sesuatu yang terdapat di dalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimilikimasyarakat
-         Kebudayaan dari asal kata bahasa l\sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa latin, kebudayaan berasal dari kata colere, yang berari mengolah tanah
-         Menurut  E.B.Tylor mendefinisikan kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan,kepercayaan,kesenian,moral,hokum,adapt istiadat dan kemampuanlain serta kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagi anggota masyarakat.
-         Menurut Selo Sumarjan dan Soelaeman Soemardi merumuskan kebudayaan sebagai semua hasil karya,rasa dan cipta masyarakat
-         Menurut Sutan Takdir Alisyahbana mengatakan kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir
-         Menurut Koentjaraningrat mengatakan kebudayaan adalah berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakan dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekerti
-         Menurut A.L Krober dan C.Kluckhon mengatakan bahwa kebudayaan adalah manifestasiatau penjelmaan kerja jiwa manusia dalamarti seluas-luasnya
-         Menurut C.A.Van Peursen mengatakan, bahwa kebudayan diartikan sebagai manifestasi kehidupan setiap orang, dan kehidupan setiap kelompok orang-orang,berlainan dengan hewa-hewan,maka manusia tidak hidup begitu saja ditengah alam,melainkan selalu mengubah alam.

E.   UNSUR – UNSUR KEBUDAYAAN

Kebudayaan setiap bangsa atau masyarakat terdiri dari unsure-unsur besar maupun unsure-unsur kecil yang merupakan bagian dari suatu kebulatan yang besifat kesatuan.menurut C.Kluckhohn di dalam karyanya berjudul Universal Categories of Culture mengemukakan, bahwa ada tujuh unsure kebudayaan universal,yaitu :

1.      system realigi
2.      system organisasi kemasyarakatan
3.      system pengetahuan
4.      system mata pencaharian hidup dan system-sistem ekonomi
5.      system tekhnologi dan peralatan
6.      bahasa
7.      kesenian

F.    WUJUD KEBUDAYAAN

Menurut dimensi wujudnya, kebudayaan mempunyai tiga wujud yaitu

1.kompleks gagasan,konsep,dan pikiran manusia

Wujud ini disebut system budaya, sifatnya abstrak, tidak dapat dilihat, dan berpusat pada kepala-kepala manusia yang menganutnya.

2.kompleks aktivitas

Berupa aktivitas manusia yang saking berinteraksi,bersifat kongkret,dapat di amati atau observasi.wujud ini sering disebut system social

3.wujud sebagai benda

Aktivitas manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari berbagai penggunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuan.

     G. ORIENTASI NILAI BUDAYA                
    
     Menurut  C.Kluckhohn dalam karyanya Variation in Value Orientation (1961) system nilai budaya dalam semua kebudayaan secara universal menyangkut lima masalah  pokok kehidupan manusia, yaitu:

  1. hakekat hidup manusia (MH)
  2. hakekat karya manusia (MK)
  3. hakekat waktu manusia(WM)
  4. hakekat alam manusia(MA)
  5. hakekat hubungan manusia(MN)
G.  PERUBAHAN KEBUDAYAAN

Tidak ada kebudayaan yang statis, semua kebudayaan mempunyai dinamika dan gerak. Gerak kebudayaan adalah gerak manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan.gerak manusia terjadi oleh karena ia mengadakan hubungan-hubungan dengan manusia lainnya. Artinya, karena terjadi hubungan antar kelompok manusia di dalam masyarakat.



H.   KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah : manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan manusia. Tetapi apa sederhana itu hubungan keduanya?

Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal , maksudnya walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan,dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia.



BAB III

KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSTRAAN


A. PENDEKATAN KESUSTRAAN

          IBD, yang semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa inggris the humanities. Istilah ini berasal dari bahasa latin Humanus, yang berarti manusiawi, berbudaya, dan halus.dengan mempelajari the humanities orang akan menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Jadi the humanities berkaitan dengan masalah nilai, yaitu nilai kita sebagai homo humanus.

B. ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PROSA
          Istilah prosa banyak padanannya.kadamg-kadang disebut narrative fiction, prose fiction atau hanya fiction saja. Dalam bahasa Indonesia istilah taddi sering diterjemahkan menjadi cerita rekaan dan didefinisikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahanyang mempunyai pemeran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Dalam kesustraan Indonesia kita mengenal jenis prosa lama dan baru.

A. Prosa lama meliputi:
1.      dongeng
2.      hikayat
3.      sejarah
4.      epos cerita pelipur lara

B. Prosa baru meliputi :
1.      cerita pendek
2.      roman/novel
3.      biografi
4.      kisah
5.      otobiografi

C. PENGERTIAN PROSA
          Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme yang dimilikinya lebih besar,serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya.

D. NILAI-NILAI DALAM PROSA FIKSI
          Sebagai seni yang bertulang punggung cerita, mau tidak mau karya sastra (prosa fiksi) langsung atau tidak membawakan moral,pesan atau cerita. Dengan kata lain prosa mempunyai nilai-nilai.adapun nilai-nilai yang diperoleh lewat sastra adalah :
1.      Prosa fiksi memberikan kesenangan
2.      Prosa fiksi memberikan informasi
3.      Prosa fiksi memberikan warisan cultural
4.      Prosa memberikan keseimbangan wawasan

E. ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PUISI
          Pembahasan puisi dalam rangka pengajaran ilmu budaya dasar tidak akan diarahkan pada tradisi pendidikan dan pengajaran sastra dan apresiasinya yang murni. Puisi dipakai sebagai media sekaligus sebagai sumber belajar sesuai dengan tema-tema atau pokok bahasan yang terdapat di dalam ilmu budaya dasar. Adapun alas an-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan ilmu budaya dasar adalah:

1.      Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia
2.      Puisi dan keinsyafan individual
3.      puisi dan keinsyafan social


sumber : google